MAKASSAR (KARYA INDONESIA) Demo Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam koalisi Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia [GPMI] dan Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat [Ampera] menggelar aksi unjukrasa di kantor Dinas Kesehatan Kota Makassar Jl. Sultan Alauddin, Rappocini, Rabu [28/8/2019]
Dalam orasinya, mahasiswa ini meminta agar Dinas Kesehatan Kota Makassar dan perusahaan PT. Mega Bintang Abadi bertanggung jawab atas adanya insiden rumah warga yang rusak di area pembangunan Rumah Sakit [RS] Jumgpandang Baru, di Kecamatan Tallo Makassar pada Minggu, 25 Agustus 2019.
Anggaran proyek pembangunan RS Jumpandang Baru itu ditaksir mencapai 50 miliar untuk tahun anggaran 2019 Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Rusaknya sejumlah rumah warga dikabarkan akibat adanya pemasangan cakar ayam [pondasi] yang rencananya berlantai 10 itu.
“Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Perusahaan pemenang proyek ‘raksasa’ itu harus bertanggung jawab karena telah merugikan warga di lokasi itu”, teriak M.Hus jendral lapangan dalam orasinya.
Hingga aksi selesai, pihak Dinas Kesehatan Kota Makassar tidak menerima aspirasi mahasiswa ini. Sementara pihak kontraktor yang berusaha dikonfirmasi sampai berita ini siar belum mendapatkan penjelasan. (DESI)
0 komentar :
Posting Komentar